Puasa Bisa Sebagai Obat Untuk Penghambat Pertumbuhan Kanker

04.55

Puasa merupakan salah satu ibadah untuk seluruh umat islam didunia. Puasa juga bermacam-macam mulai dari puasa ramdahan yang mana kita saat ini sedang menjalankan ibadah tersebut, kemudian puasa qadha, puasa senin kamis, puasa rajab, dan lain-lain. Pada hakikatnya semua sama, sama-sama menahan lapar dan minum serta hawa nafsu. Selain itu, pada bulan puasa biasanya banyak orang-orang yang terkena penyakit. Entah itu karena belum biasa, pola makan yang tidak baik saat berbuka atau faktor-faktor lainnya.

Manfaat Berpuasa Sebagai Obat Penghambat Pertumbuhan Kanker

Namun tahukah anda? Bahwa puasa juga bisa sebagai obat penghambat pertumbuhan kanker. Dari Departemen Kesehatan dan Terapi, Mentri kesehatan Saudi Arabia berhasil mendapatkan kebenaran dari berpuasa yang bisa menjadikan batang sel untuk melakukan regenerasi dan membuat kemampuan pada tubuh yang lebih baik dalam melawan kanker serta berbagai penyakit kronis lainnya.

Tak hanya itu, Dr. Mashor juga mengungkapkan bahwasannya berpuasa sudah banyak menimbulkan kasus yang mana berpuasa memang dapat mendatangkan efek seperti kemoterapi untuk melawan berkembangnya tumor. Dengan berpuasa juga ternyata dapat bermanfaat untuk menurunkan berbagai efek dari kemoterapi seperti misalnya muntah, mual-mual, diare, bahkan kerontokan pada rambut.

Baca juga: Makanan Sehat Yang Dianjurkan Untuk Berbuka Puasa

Selain itu penelitian dari University of Souther California, Amerika Serikat, juga mengungkapkan bahwa dalam jurnalnya yang bernama Science Translation Medicine berhasil memecahkan teka-teki, bahwa puasa ternyata memang dapat membuat pertumbuhan dan juga penyebaran tumor samkin terhambat. Dari penelitian tersebut dipraktekan oleh tikus sebagai bahan percobaan ini, diketahui jika sel tumor yang terdapat pada diri atau tubuh dari si tikus tersebut ternyata mendapatkan respon luas biasa seperti yang kami ungkapkan diatas. Tikus yang dijadikan bahan percobaan tersebut pun tentunya dikondisikan seperti layaknya sedang menjalankan/melakukan puasa.

Penelitian yang diungkapkan Journal Science Translation Medicine, dari Longo beserta timnya memperhatikan bagaimana dampak positif yang terjadi dengan puasa terutama pada kanker payudara, ovarium serta saluran kemih. Dan para peneliti menyarankan untuk bisa menggabungkan antara puasa dan kemoterapi, guna pengobatan kanker yang dijalani bisa lebih efektif. Namun, untuk puasa ini tidak disarankan bagi seluruh pasien. Bagi mereka yang sudah kehilangan banyak dari berat badan dikarenakan kanker ataupun penyakit lainnya seperti halnya diabetes.

Itulah beberapa manfaat dari berpuasa sebagai obat dari kanker. Banyak manfaat-manfaat yang bisa kita ambil dari berpuasa ini, jadi untuk anda jangan ah bermalas-malas untuk menjalankan ibadah puasa. Selain mendatangkan pahala, puasa juga mempunyai sejuta manfaat yang bisa kita dapatkan

0 komentar